NgoPI Titik ke-6, FTK UIN Jambi & DPR RI Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis KBC

Berita 2 menit baca 57 kali dilihat
NgoPI Titik ke-6, FTK UIN Jambi & DPR RI Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis KBC

Humas.FTKUINJambi – Semangat menghadirkan pendidikan Islam yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman terus digaungkan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi bersama anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi melalui program NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam). Memasuki titik kelima, kegiatan ini hadir di Kabupaten Sarolangun dengan mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Melalui Pengembangan Modul Ajar Berbasis KBC”. Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan guru dari berbagai latar belakang sekolah, yang hadir untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta memperkuat pemahaman mengenai pengembangan modul ajar berbasis KBC.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya berharap kegiatan NGOPI tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi para pendidik untuk terus belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kualitas diri. Dekan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi mereka serta kepada anggota Komisi VIII DPR RI, Pak HBA, atas kesempatan dan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dekan FTK menegaskan bahwa esensi kegiatan NGOPI terletak pada keberlanjutan proses belajar dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Forum ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya gagasan dan praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing, sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti ketika acara berakhir, tetapi berlanjut dalam peningkatan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran wakil rakyat ini memperkuat pesan bahwa peningkatan mutu pendidikan Islam membutuhkan perhatian dan sinergi berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif dan institusi pendidikan tinggi.

Pelaksanaan NGOPI di Kabupaten Sarolangun merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. Perluasan kegiatan ke berbagai wilayah di Provinsi Jambi menunjukkan komitmen untuk menjangkau lebih banyak pelaku pendidikan Islam dan menghadirkan ruang dialog yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Tarbiyah & Keguruan. All Rights Reserved.