NGOPI Titik Kerinci, FTK UIN Jambi dan DPR RI Dorong Transformasi Kurikulum Berbasis OBE dan Penguatan Mutu Akademik

Berita 3 menit baca 42 kali dilihat
NGOPI Titik Kerinci, FTK UIN Jambi dan DPR RI Dorong Transformasi Kurikulum Berbasis OBE dan Penguatan Mutu Akademik

Humas.FTKUINJambi – Memasuki titik kesepuluh, Program NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digagas melalui kolaborasi Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi bersama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali berlanjut. kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Kerinci dengan mengusung tema “Transformasi Kurikulum Berbasis OBE: Penguatan CPL, Pembelajaran, dan Sistem Penjaminan Mutu Akademik.” Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci serta perwakilan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kehadiran para dosen dan mahasiswa tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam melalui penguatan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan sistem penjaminan mutu akademik yang berkelanjutan.

Pelaksanaan NGOPI di Kabupaten Kerinci menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah diselenggarakan di Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, dan Kota Sungai Penuh. Program ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antara unsur legislatif, perguruan tinggi, dosen, serta mahasiswa dalam membahas berbagai tantangan dan arah pengembangan pendidikan Islam di Provinsi Jambi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah,  M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Outcome Based Education (OBE) atau Kurikulum Berbasis Capaian adalah sebuah pendekatan yang mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari apa yang diajarkan. Tapi dari kompetensi yang benar-benar dimiliki dan mampu diwujudkan oleh lulusan.

Ia mencontohkan perjalanan karier Anggota Komisi VIII DPR RI, Pak HBA, yang berawal dari pegawai golongan I/a hingga menduduki berbagai jabatan strategis, sebagai bukti pentingnya kompetensi dalam menghadapi persoalan, mengambil keputusan, dan menghasilkan karya nyata. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan kehidupan. Semangat untuk terus belajar juga menjadi pesan penting, karena pengembangan kompetensi merupakan proses berkelanjutan, bahkan bagi mereka yang telah mencapai posisi tertinggi dalam kariernya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan NGOPI menjadi wadah dialog untuk menyerap aspirasi serta menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi para pendidik di lapangan. Ia menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan peserta melalui forum resmi, termasuk rapat bersama kementerian terkait, agar berbagai permasalahan pendidikan Islam dapat memperoleh perhatian dan solusi yang tepat.

Kehadiran perwakilan mahasiswa penerima KIP dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat perhatian terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan tinggi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan, tetapi juga mendapatkan dukungan akademik yang memadai agar mampu mengembangkan potensi diri dan menyelesaikan studi dengan baik.

Melalui NGOPI titik kesepuluh di Kabupaten Kerinci, FTK UIN STS Jambi bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mendorong transformasi pendidikan Islam. Diskusi dan pertukaran gagasan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai implementasi kurikulum berbasis OBE, memperkuat budaya mutu akademik, serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Tarbiyah & Keguruan. All Rights Reserved.