FTK UIN Jambi dan DPR RI Perkuat Kepemimpinan dan Kompetensi Guru Madrasah di Era Digital
Humas.FTKUINJambi – Transformasi digital telah mengubah cara manusia memperoleh informasi, berkomunikasi, dan belajar. Di tengah perubahan tersebut, guru madrasah dituntut tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat dan kompetensi profesional untuk memastikan bahwa kemajuan digital benar-benar berdampak pada kualitas pendidikan. Persoalan inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, yang memasuki titik kedelapan di Kabupaten Merangin, Minggu (18/10/2026).
Mengusung tema “Kepemimpinan, Ekosistem Digital dan Kompetensi Profesional Guru Madrasah”, kegiatan ini diikuti ratusan guru madrasah di Kabupaten Merangin. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat kapasitas pendidik sekaligus mendorong kesiapan madrasah dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FTK, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada bapak HBA atas kehadiran dan kesempatan berharga ini untuk mempertemukan tenaga pendidik dengan pemangku kebijakan. Menurutnya, guru memiliki peran strategis bukan hanya dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keislaman, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan NGOPI. Kehadiran wakil rakyat dalam forum ini membuka ruang komunikasi antara pemangku kebijakan, perguruan tinggi, dan para guru mengenai kebutuhan serta tantangan pendidikan madrasah. Ia menegaskan bahwa, kesempatan ini merupakan wadah komunikasi dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian menjadi bahan masukan pada saat rapat bersama kementerian.
Acar kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Alimuddin, S.Pd.,M.Pd.I., seorang pengawas madrasah. Menurutnya, tema yang diangkat dalam NGOPI kali ini menyoroti tiga aspek penting dalam masa depan pendidikan madrasah, yaitu kepemimpinan, ekosistem digital, dan kompetensi profesional guru.
Ketiganya saling berkaitan. Kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk mendorong inovasi, ekosistem digital yang sehat mendukung proses pembelajaran, sedangkan kompetensi profesional menjadi fondasi agar pemanfaatan teknologi tetap sejalan dengan tujuan pendidikan.






