NGOPI Titik Sungai Penuh, FTK UIN Jambi dan DPR RI Perkuat Transformasi Pembelajaran Berbasis KBC

Berita 2 menit baca 43 kali dilihat
NGOPI Titik Sungai Penuh, FTK UIN Jambi dan DPR RI Perkuat Transformasi Pembelajaran Berbasis KBC

Humas.FTKUINJambi – Program NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digagas Kemenag RI melalui kolaborasi Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi bersama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali berlanjut. Memasuki titik ke-9, kegiatan ini diselenggarakan di Kota Sungai Penuh dengan mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Melalui Pengembangan Modul Ajar Berbasis KBC.” Senin (19/10/2026).

Pelaksanaan NGOPI di Kota Sungai Penuh merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Sarolangun dan Merangin. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan guru madrasah dari Kota Sungai Penuh yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran para pendidik ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran madrasah melalui pengembangan perangkat ajar yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai karakter peserta didik.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Dekan FTK UIN Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bukan sekedar perubahan dalam menyusun modul ajar atau perubahan administrasi pembelajaran belaka. Namun, lebih jauh KBC mengajak kita menghadrikan petualangan cinta yaitu sebuah perjalanan pendidikan yang menumbuhkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya serta pengetahuan diri dan sesama lingkungan serta tanah air.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., turut menyampaikan bahwa kegiatan NGOPI merupakan program unggulan Kementerian Agama RI berkerjasama dengan DPR RI Komisi VIII dan menggandeng UIN STS Jambi sebagai PIC/Pelaksana. Selain itu, kegiatan ini pula meranampung aspirasi dari para guru-guru, segala temuan dan masukan akan menjadi bahan rapat anggota dewan bersama kementerian.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya perhatian dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam. Kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan para pemangku kebijakan, dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong lahirnya guru-guru madrasah yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini.

Kegiatan kemudian dilanjutakan dengan sesi penyampaian materi dari Dr. Alimuddin, S.Pd.,M.Pd.I. Antusiasme ratusan guru madrasah yang hadir menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan kompetensi profesional dan inovasi pembelajaran. Kegiatan NGOPI juga menjadi ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring antarpelaku pendidikan Islam dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Tarbiyah & Keguruan. All Rights Reserved.