Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Bertempat di ruang Aula Pendidikan Profesi Guru (PPG) dilaksanakan pertemuan antara Penyelia Nasional beserta panitia lokal yang difasilisasi oleh Ketua Prodi PPG UIN Makasar, Ahmad Affif yang didampingi sekretaris prodi Awaliyah Musgamy.
Dalam sambutannya, Ilyas selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Makasar menyampaikan kalau UIN Alauddin Makasar dalam kegiatan Uji Pengetahuan (UP) ini PPG UIN Alauddin Makasar diamananahkan peserta UP sebanyak 994 dari berbagai daerah dengan pelaksanaan UP selama 2 sesi dengan ketentuan masing-masing sesi sejumlah 497 peserta yang mengikuti dan kita memiliki 50 orang pengawas untuk melancarkan kegiatan UP.
Sementara itu, Penyelia Nasional yang ditempatkan di UIN Alauddin Makasar berjumlah 3 orang, yakni Khalimi dari UIN Jakarta, Suparto dari UIN Surabaya dan Ridwan dari UIN Jambi.

Sebelum dimulainya UP tanggal 31 Juli 2022, dilaksanakan terlebih dahulu kegiatan briefing pada sabtu, 30 Juli 2022.
Ridwan selaku Penyelia nasional yang juga ketua PRODI PIAUD UIN Jambi membenarkan kalau ia dan tim nya memberi materi briefing di kampus 3 UIN Alauddin Makasar.
Dalam materi briefingnya, Ridwan menegaskan kegiatan UP Batch 1 ini dilaksanakan di 10 Perguruan Tinggi, diantaranya UIN Jakarta, UIN Jogya, UIN Bandung, UIN surabaya, UIN Malang, UIN Semarang, UIN Mataram, UIN Palembang, IAKN Ambon termasuk UIN Makasar dwngan keseluruhan peserta UP sebanyak 9826 peserta.
“kegiatan briefing sendiri dilakukan serentak (30/07/2022) sebagai upaya melihat kesiapan panitia lokal dalam mensukseskan UP. Kita juga melihat ruangan pelaksanaan UP. Karena saat ini UP masih dilaksanakan dalam bentuk daring, maka kebutuhan perangkat dengan menggunakan aplikasi yang disiapkan kemenag menjadi sesuatu yang benar-benar sudah terinstal dengan baik terutama juga oleh para peserta ujian termasuk jaringan internet yang memadai serta aliran listrik yang stabil agar proses ujian tidak terganggu,”Jelas Ridwan.
Ridwan juga berharap peserta yang mengikuti ujian kali ini dapat lulus dengan hasil maksimal karena peserta ujian adalah para guru yang sedang menempuh studi di PPG untuk memperoleh sebutan guru profesional disamping tentunya mereka akan mendapatkan tunjangan sertifikasi guru bila lulus dalam UP yang mereka ikuti kali ini. Do’a dan dukungan dari kita semua untuk mereka para pejuang pendidikan tutup Ridwan.