ITC 2026 Resmi Ditutup, FTK UIN Jambi Apresiasi Prestasi Peserta Nasional dan Internasional
Humas.FTKUINJambi – Rangkaian kegiatan International Tarbiyah Championship (ITC) 2026 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi resmi berakhir. Acara penutupan dilaksanakan di Auditorium Chatib Quzwein pada Kamis dan berlangsung secara hybrid, dengan diikuti peserta secara langsung maupun daring melalui platform Zoom.
Penutupan ITC 2026 dihadiri oleh Wakil Rektor II UIN STS Jambi, pimpinan FTK, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi panitia, peserta, serta para pendamping. Peserta yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian acara melalui Zoom.
Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan Dekan FTK, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan berpartisipasi. “kepada para pemenang, selamat atas capaian yang diraih, teruslah belajar da tetap rendah hati dan kepada peserta yang belum membawa pulang penghargaan terima kasih karean telah berani mencoba pengalaman, mempersiapan diri tampil dan melihat kemampuan peserta lain juga merupakan bekal yang berharga.” Ujarnya.
Menurutnya tema “Preserving Local Wisdom, Digita Collaborationl for Global Exellence” ini mengingatkan bahwa kearifan lokal dan kemampuan bekerja sama di dunia digital dapat berjalan beriringan. Dari luar provinsi secara nasional dan dari luar negeri secara global dapat mengikuti acara secara bersamaan, ini karena kamajuan digitalisai.
Sementara itu, perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Fatahuddin, S.Ag.,M.Fil.I., dalam sambutannya memberiakn apresiasi atas inisiatif luar biasa dalam merancang kegiatan berskala internasional. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekedar ajang perlombaan melainkan sebuah jembatan akademik dan budaya yang mempertemukan pemikiran-pemikiran kreatif. Tema yang diusung sangat visioner dan krusial bagi dunia pendidikan saat ini.
“dunia hari ini bergerak begitu cepat dalam arus digitalisasi. Namun, ditengah gempuran teknologi dan globalisai kita tidak boleh kehilangan identitasi diri. Kearifan lokal adalah pondasi moral, etika dan nilai-nilai yang menjaga kemanusiaan kita.” Tegasnya.
Selanjutnya, acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor II, Dr. Fahmi Sy. M.Si., Dalam arahannya, disampaikan apresiasi yang tinggi kepada fakultas tarbiyah atas pelaksanaan ITC 2026 yang telah menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa dan peserta untuk mengembangkan potensi, menunjukkan kreativitas, serta membangun jejaring dalam lingkup pendidikan. Ia berharap kegiatanini akan terus berlanjut di tahun-tahun yang akan datang.
Menurutnya, duni global saat ini penuh dengan persaingan-persaingan menuntut kita menjadi hebat, menunut untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran. Ini merupakan kearifan-kearifan lokal yang harus dijaga bersama.
ITC 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diikuti 10 Perguruan Tinggi Negeri, 8 PTKIN, dan 4 PTKI. Keikutsertaan dalam ITC 2026 juga datang dari luar negeri yaitu, University of Ez-Zitouna Tunisia, Universitas Al-Azhar, Rasso University dan University of Malaya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang dari berbagai cabang lomba. Para peserta yang berhasil meraih prestasi mendapatkan apresiasi berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan yang diserahkan oleh panitia dan jajaran pimpinan. Suasana penutupan semakin meriah ketika nama-nama pemenang diumumkan. Para peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan melalui Zoom turut menyaksikan prosesi penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih selama kompetisi.








