FTK UIN Jambi dan DPR RI Bekali Peserta Didik Pesiapan Studi Luar Negeri

Berita 3 menit baca 49 kali dilihat
FTK UIN Jambi dan DPR RI Bekali Peserta Didik Pesiapan Studi Luar Negeri

Humas.FTKUINJambi – memasuki titik ke 4, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menghadirkan kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren PKP Al-Hidayah Pemprov Jambi, Sabtu (19/9/2026).

Mengangkat tema “Menebar Ilmu ke Penjuru Dunia: Persiapan Menuju Studi Luar Negeri”, diikuti oleh ratusan peserta didik Pondok Pesantren PKP Al-Hidayah Pemprov Jambi. Kegiatan NGOPI kali ini menjadi ruang edukasi dan motivasi bagi para peserta didik pondok untuk mengenal lebih jauh peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.

Kegiatan NGOPI dibuka secara langsung oleh Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa belajar ke luar negeri bukan sekadar perjalanan geografis. Ia adalah perjalanan memperluas cara pandang. Keluar negeri bukan karena ilmu tidak ada di negeri sendiri. Keluar negeri karena ingin melihat bagaimana orang lain belajar, meneliti, bekerja, membangun disiplin akademik, dan memandang dunia dari sudut yang berbeda. Karena itu, keberhasilan studi luar negeri tidak cukup diukur dari seberapa jauh kita pergi, tetapi juga dari apa yang kita bawa pulang.

“Mudah-mudahan dari ruangan ini nanti lahir keberanian untuk melangkah lebih jauh. Bukan sekadar ingin melihat dunia, tetapi belajar dari dunia dan suatu hari membawa ilmunya kembali untuk memberi manfaat di negeri sendiri.” Ucapnya penuh harap.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan Pondok Pesantren PKP Al-Hidayah Pemprov Jambi, H. Hasan Basri Husin, S.H.,M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKP Al-Hidayah memiliki 1 lembaga yang disebut AQSI (Alhidayah Qalam Santri Internasional), lembaga ini akan mengurus anak-anak yang akan kelar negeri. Dari lembaga ini sudah banyak peserta didik yang melanjutkan studynya di negara Timur Tengah dan negara Asia.

“kemarin, PKP Alhidayah menerima laporan dari AQSI bahwa akan ada 12 peserta didik yang sedang  proses keberangkatan  study keluar negeri. Ada 2 yang mau ke Jerman, 2 ke Australia, 2 yang ke Singapura dan sudah ada 6 peserta didik yang mau ke Al-Azhar Kairo Mesir.” Ucapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M. Dalam kesempatan tersebut disampaikan berbagai motivasi dan wawasan kepada para peserta didik agar terus meningkatkan kualitas diri dan tidak membatasi cita-cita hanya pada lingkungan pendidikan lokal. Pendidikan, lanjutnya, merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Kesempatan belajar di luar negeri dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengalaman, memperkaya wawasan, serta membawa ilmu dan pengalaman tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Anak-anakku sekalian, menjadi peserta didik pondok bukan berarti harus menjadi ustadz, saya juga alumni pondok tapi sekarang menjadi politisi. Ananda juga bisa memilih apa yang diminati, menjadi predisen, gubernur, dokter, pengusaha dll. Maka tuntutlah ilmu setinggi dan sejauh mungkin untuk bekal diri dan pengabdian kepada tanah air.” Imbuhnya.

Memasuki sesi utama, kegiatan menghadirkan Dion Eprijum Ginanto, MA., Ph.D., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, narasumber memberikan wawasan kepada para peserta mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan bagi pelajar yang memiliki keinginan untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Persiapan tersebut mencakup peningkatan kemampuan akademik, penguasaan bahasa asing, pencarian informasi mengenai perguruan tinggi dan program studi, pemahaman mengenai beasiswa, serta kesiapan mental dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan pendidikan internasional.

Antusiasme ratusan peserta didik terlihat selama kegiatan berlangsung. Para santri mengikuti pemaparan dengan penuh perhatian dan memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai berbagai kemungkinan yang dapat ditempuh untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat internasional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Tarbiyah & Keguruan. All Rights Reserved.