FTK UIN STS Jambi dan Komisi VIII DPR RI Dorong Lulusan Pendidikan Islam Berkontribusi bagi Kemajuan Jambi

Berita 3 menit baca 50 kali dilihat
FTK UIN STS Jambi dan Komisi VIII DPR RI Dorong Lulusan Pendidikan Islam Berkontribusi bagi Kemajuan Jambi

Humas.FTKUINJambi – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali melanjutkan kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi. Memasuki titik ketiga, kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang, Jambi, dengan mengangkat tema “Kontribusi Lulusan Lembaga Pendidikan Islam Terhadap Kemajuan Jambi.” Sabtu (12/9/2026)

Kegiatan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai unsur, khususnya pimpinan pondok pesantren, alumni, dan pengguna lulusan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ruang dialog mengenai kualitas lulusan lembaga pendidikan Islam sekaligus sejauh mana para alumni mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Jambi.

Kegiatan NGOPI titik ketiga ini dibuka secara langsung oleh Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini kita menghadapi transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan dunia kerja, persoalan lingkungan, ekonomi kreatif, perubahan prilaku generasi muda, ketahana keluarga, hingga tantangan menjaga identitas dan nilai ditengah perubahan sosial yang sangat cepat. Karena itu, alumni lembaga pendidikan Islam juga harus hadir di ruang-ruang baru tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menegaskan bahwa NGOPI merupakan rangkaian kegiatan yang direncanakan di 66 titik hingga akhir tahun sebagai sarana silaturahmi, dialog, dan menyerap aspirasi dari masyarakat pesantren. Kegiatan ini sejalan dengan ruang lingkup tugas Komisi VIII DPR RI yang berkaitan dengan Kementerian Agama, pendidikan agama dan keagamaan, pesantren, serta berbagai persoalan sosial dan keagamaan. Melalui pertemuan di berbagai titik tersebut, diharapkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, khususnya pesantren, dapat diketahui secara langsung dan menjadi bahan perjuangan dalam kebijakan maupun dukungan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., menekankan pentingnya peran pendidikan Islam dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan Islam tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik. Lebih dari itu, lembaga pendidikan Islam harus membentuk sumber daya manusia yang berkarakter. Lulusan juga dituntut memiliki kemampuan adaptasi terhadap berbagai perubahan zaman. Selain adaptif, lulusan pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi pribadi yang produktif. Karena itu, keberadaan lulusan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Memasuki sesi materi, NGOPI titik ketiga menghadirkan Prof. Dr. Supian Ramli, M.Ag., Dekan FKIP Universitas Jambi (UNJA), sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Prof. Supian membahas berbagai aspek terkait kontribusi lulusan lembaga pendidikan Islam terhadap kemajuan Jambi. Pembahasan diarahkan pada pendidikan Islam harus terlihat dampaknya dalam pembangunan, bukan hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk manusia yang mampu menyelesaikan persoalan. penguatan pembangunan manusia dan percepatan SDM berkualitas sebagai arah transformasi. Roadmap sederhana yang dapat diterjemahkan oleh LPI adalah kampus, pemerintah, dunia usaha dan komunitas. Indikator akhinya adalah semakin banyak lulusan yang bekerja, berkarya, memimpin, berwirausaha, dan menyelesaikan persoalan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat memperkuat kualitas lembaga pendidikan Islam serta meningkatkan kontribusi para lulusannya dalam pembangunan Provinsi Jambi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Tarbiyah & Keguruan. All Rights Reserved.