
Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Anak merupakan asset bangsa yang harus diperhatikan agar tumbuh kembang nya dapat berjalan dengan baik. Untuk itu perlu diperhatikan agar asset yang tak ternilai harganya ini perlu dilindungi dan dijaga agar mereka sebagai generasi penerus tetap sehat dan kuat baik dari sisi fisik maupun psikologis.
Hari anak sendiri diperingati setiap tanggal 23 juli dan untuk memperingati hari anak, RRI Jambi mengadakan kegiatan dialog interaktif diluar studio pada tanggal 26 Juli 2022 di auditorium RRI Jambi, kawasan telanai pura.

Pada sambutannya, ketua LPPRRI Jambi, Rahma Juwita memaparkan bahwa RRI sangat peduli pada perkembangan anak usia dini, untuk itulah kita mengadakan kegiatan hari anak nasional ini dengan mengusung tema besar ‘Anak Terlindungi Indonesia Maju’.
Kegiatan yang kita selenggarakan ini melibatkan 11 TK se kecamatan danau teluk dengan jumlah 100 anak dan beberapa guru dan orang tua yang mendampingi. Kita berharap, dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan serta pendidikan kepada khalayak ramai khususnya orang tua dalam hal menjaga kesehatan anak yang kali ini akan dilaksanakan sikat gigi massal oleh anak-anak usia dini dan selanjutnya diadakan dialog dengan 2 nara sumber yang berkompeten tutur Rahma.
Setelah gosok gigi massal dilaksanakan di halaman rri Jambi, kemudian anak-anak yang didampingi guru dan orang tua kembali memasuki ruangan auditorium untuk melaksanakan dialog. Dipandu oleh penyiar RRI, Suci menanyakan perihal tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai sehat pada anak terutama kaitan dengan menggosok gigi. Dokter gigi Naning Nur Handayatun menanggapi kalau menggosok gigi memang perlu diajarkan kepada anak tentunya dengan cara yang benar agar anak terlindungi dari kerusakan gigi maupun lamban nya pertumbuhan gigi. Gigi anak sudah mulai tumbuh secara optimal sekitar usia 5 tahunan sedangkan gigi susu sekitar 8 bulanan untuk itulah perlu diberi pemahaman agar pertumbuhan gigi ini dapat berjalan normal dengan menjaga pola makan dan cara menggosok gigi yang benar.

Sementara itu ketua PRODI PIAUD UIN Jambi, Ridwan yang juga sebagai psikolog membeberkan kalau anak usia dini dalam rentang 0-6 tahun adalah masa keemasan dalam menerima berbagai informasi yang diberikan kepadanya, mereka lebih cepat belajar dari lingkungan utamanya dari orang tua. Menggosok gigi juga bagian dari upaya mengajarkan aspek perkembangan berkaitan dengan motorik halus maupun mulut mereka sehingga dalam proses belajar ini orang tua selayaknya mendampingi bagaimana anak memegang sikat gigi dengan menggunakan motorik tangannya maupun motorik mulut dalam kaitan merapatkan mukut maupun membuka mulut. Penting bagi orang tua untuk memahami terlebih dahulu bagaimana proses yang seharusnya sebelum mengajarkan kepada anak, kalau perlu sambil mencontohkan orang tua dapat juga melakukannya berbarengan dengan anak.
Kegiatan dialog diisi pula dengan berbagai kuis dan tampilan lagu dari anak-anak sehingga acara menjadi semarak dan meriah.