Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

PAI FTK UIN STS Jambi Jalani Asesmen Lapangan, Wujudkan Komitmen Menuju Prodi Unggul

Humas.FtkUinJambi – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian dari proses akreditasi yang bertujuan untuk menilai kualitas tata kelola, proses akademik, serta capaian prodi MPI yang telah dituangkan kedalam LED dan DKPS.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026) bertempat di ruang rapat paripurna rektorat lt.6 ini dihadiri oleh rektor, wakil rektor I, ketua dan sekretaris senat, dekan dilingkungan universitas, kepala unit, pimpinan FTK, tenaga kependidikan, mahasiswa serta para stakeholder terkait.

Asesmen Prodi PAI menghadirkan 2 orang asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Wasehudin, M.Si, dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten selaku asesor 1 dan Prof. Dr. Husni, M.Pd, dari Universitas Islam Darussalam Ciamis.

Dekan FTK, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa FTK memiliki 10 prodi, 7 diantaranya sudah terakreditasi unggul termasuklah prodi PAI.

Terimakasih kepada para asesor atas kesediaannya hadir ke Jambi untuk asesmen ini. Muda-mudahan kehadiran para asesor hari ini membawa berkah yang luar biasa. Tentu kami berharap jalannya asesmen ini lancar, sukses. Semaksimal mungkin kami akan mengikuti arahan dari para asesor.” Ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa UIN STS Jambi telah berdiri sejak tahun 1967 dan kini berusia sekitar 58 tahun. Usia yang matang tersebut menunjukkan bahwa UIN memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan dan Prodi PAI menjadi salah satu program studi yang menjadi fondasi perkembangan kampus.

Beberapa program studi telah berhasil meraih akreditasi Unggul dengan capaian nilai yang sangat baik. Hal ini menunjukkan komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.” Tegasnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa UIN memiliki sekitar 19.000 mahasiswa, lebih dari 1.700 tenaga dosen dan kependidikan, serta didukung lahan kampus seluas sekitar 73 hektare yang menjadi modal penting dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

Pada kesempatan yang sama, asesor 1, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si., menegaskan bahwa hakikat akreditasi sesungguhnya merupakan proses yang sederhana namun sarat makna, yaitu melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap berbagai data, dokumen, serta capaian yang telah disajikan program studi dalam Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), Laporan Evaluasi Diri (LED), dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS). Mengutip pandangan Ibn Malik, asesor menjelaskan bahwa apabila seluruh dokumen dan bukti kinerja yang disampaikan telah menggambarkan kondisi program studi secara baik dan sesuai standar, maka hasil akhirnya akan mengarah pada capaian yang baik pula.

Tugas asesor pada dasarnya adalah membantu dan membela kepentingan lembaga yang diasesmen melalui penilaian yang profesional, objektif, dan berdasarkan bukti yang tersedia. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika diharapkan dapat memberikan informasi dan data secara terbuka sehingga proses asesmen dapat berjalan dengan baik.” Ungkapnya.

Senada dengan asaesor 1, asesor 2, Prof. Dr. Husni, M.Pd, turut menegaskan bahwa asesmen lapangan bukanlah kegiatan yang bertujuan mencari kesalahan atau kekurangan program studi. Sebaliknya, asesmen merupakan sarana kolaborasi dan kerja sama untuk melihat berbagai capaian, praktik baik, serta upaya peningkatan mutu yang telah dilakukan oleh program studi. Melalui proses ini, asesor dan program studi dapat saling berbagi pengalaman dalam rangka penguatan kualitas pendidikan tinggi.

berbagai keunggulan, inovasi, dan praktik baik yang ditemukan selama asesmen akan menjadi referensi dan contoh bagi program studi PAI di perguruan tinggi lain yang akan menjalani asesmen serupa.” Jelasnya.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan proses asesmen yang meliputi verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan, serta peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899