Humas.FtkUinJambi – Berita Online – Fakultas Tarbiyah dan Kegurua (FTK) UIN STS Jambi bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M (HBA) kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan pendidikan Islam di Provinsi Jambi.
Melalui forum NgoPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digelar di Grand Hotel Sungai Penuh, Senin (14/10/2025). Kolaborasi ini mempertemukan Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, Kasi Penmad Sungai Penuh, kepala madrasah serta tenaga kependidikan di Sungai Penuh untuk berdialog langsung mengenai arah dan masa depan pendidikan Islam di Kota Sungai Penuh.
Forum ini mengsung tema “Membangun Stos Kerja Islami dan Profesional di Madrasah.” Kegiatan ini merupakan aspirasi HBA yang telaksana atas kerja sama Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama (Kemenag RI), dan dipercayakan kepada UIN STS Jambi melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Acara dibuka oleh Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., menyampaikan bahwa membangun etos kerja Islami dan profesional di lingkungan madrasah merupakan langkah penting dalam menciptakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritualitas Islam.
“Etos kerja Islami menekankan keikhlasan, tanggung jawab, dan disiplin sebagai bentuk ibadah dalam bekerja. Jika nilai ini dipadukan dengan profesionalisme, maka madrasah akan menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujar beliau.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M. dalam paparannya menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas di lembaga pendidikan Islam.
“Guru dan tenaga kependidikan madrasah memiliki peran sentral dalam menciptakan generasi muda yang berakhlak. Karena itu, peningkatan etos kerja yang Islami dan profesional menjadi kunci dalam membangun madrasah yang bermartabat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi langsung dari kalangan guru dan tenaga kependidikan di Sungai Penuh.
“Ngopi Pendidikan Islam ini suasananya menarik dan penuh masukan. Banyak hal yang bisa kami tindaklanjuti. Kalau terkait dengan pemerintah daerah, gubernur, wali kota, maupun bupati akan kami komunikasikan/berikan surat. Sedangkan aspirasi yang berkaitan dengan kebijakan pusat akan kami sampaikan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI dengan kementerian terkait,” ujar HBA.
Selanjutnya, kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dari narasumber H. Hardiman, S.Ag.,M.M., (Kepala Kantor Kemenag Sungai Penuh) yang membahas berbagai strategi dalam menumbuhkan etos kerja berbasis nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat fastabiqul khairat (berlomba dalam kebaikan).
Para peserta seminar tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak dari mereka mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan praktis dalam meningkatkan motivasi dan semangat kerja di lingkungan madrasah.







