Humas.FtkUinJambi – Berita Online – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi baru saja menggelar praktik pelatihan khutbah Jum’at dan Fiqhul Nisa. Acara ini bertujuan untuk memperkaya kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan khutbah serta memperdalam pemahaman mereka tentang fiqh perempuan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 2 Juli 2024 dihadiri oleh wakil dekan bidang Akdemik dan Kelembagaan, Kaprodi san Sekprodi PAI, Serta lebih dari 200 mahasiswa dari semester V. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif dari beberapa dosen dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
Pelatihan khutbah Jum’at merupakan salah satu kegiatan utama dalam praktikum ini. Dalam pelatihan ini, mahasiswa diberikan pengetahuan tentang teknik penyusunan khutbah yang baik dan benar, etika dalam menyampaikan khutbah, serta tips untuk mengatasi rasa gugup saat berkhutbah di depan jamaah. Beberapa mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktekkan khutbah secara langsung di hadapan dosen dan rekan-rekannya, serta mendapatkan feedback konstruktif untuk perbaikan.
Selain pelatihan khutbah, praktikum ini juga meliputi sesi tentang Fiqhul Nisa. Materi ini membahas berbagai aspek hukum Islam yang berkaitan dengan perempuan, termasuk masalah-masalah keseharian yang sering dihadapi oleh perempuan Muslim. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak untuk berdiskusi dan memahami secara lebih mendalam tentang hak dan kewajiban perempuan dalam Islam, serta bagaimana menyikapi berbagai isu kontemporer yang relevan.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Mahmud MY, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang keagamaan. “Kami berharap melalui pelatihan ini, mahasiswa dapat lebih siap untuk terjun langsung ke masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam penyebaran ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Salah satu peserta, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelatihan yang diberikan. “Saya merasa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga. Khususnya dalam menyampaikan khutbah, saya kini lebih percaya diri dan tahu bagaimana menyusun materi yang menarik dan relevan,” katanya.
Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama pelatihan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa di masa depan

