Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Direktur GTK Kemenag RI Sebagai Pemateri Webinar Nasional PPIAUD Indonesia

Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia melalui bidang 4 pada hari ini, kamis, 29 desember 2022 melaksanakan kegiatan webinar nasional secara Virtual dengan tema “RA Negeri dan Guru RA ASN, Mungkinkah?” dan Pengumuman Lomba Nasional Mahasiswa PIAUD tahun 2022 dengan menghadirkan pemateri Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Acara yang pembukaan yang dipandu oleh Esty Faatinisa, S.Psi, S. Pd. M. Pd (Kaprodi PIAUD Universitas Muhamadiyah Bandung) dengan jumlah peserta sebanyak 300 melalui aplikasi zoom dan beberapa ratus lainnya mengikuti kegiatan melalui youtube PPIAUD Indonesia dimulai terlebih dahulu dengan pembacaan kalam Ilahi oleh Dr. H. Fu’ad Arif Noor, M.Pd (Dosen PIAUD STPI BIM Yogyakarta) serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Ridwan, M.Psi.,Psikolog selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan dan juga ketua bidang 4 (Mahasiswa, Advokasi dan kerjasama) PPIAUD Indonesia menyampaikan kalau kegiatan ini merupakan serangkaian penutup dari berbagai kegiatan bidang 4.

Menurut Ridwan yang sekaligus ketua PRODI PIAUD UIN Jambi ini, beberapa waktu lalu dari tanggal 5 sampai 24 desember 2022 dilaksanakan lomba mahasiswa PIAUD tingkat nasional ke-2 dengan 4 kategori lomba yakni: lomba Cipta Lagu dan Musik AUD, Senam Sehat Kreatif AUD, Karya Tulis Ilmiah dan Microteaching.  Ridwan menambahkan lomba Cipta lagu dan musik serta senam sehat kreatif merupakan lomba bidang non akademik sedangkan karya tulis ilmiah dan microteaching merupakan lomba bidang akademik. Sementara itu peserta yang mengikuti dari seluruh mahasiswa PIAUD se Indonesia sebanyak 226  peserta dan pengumuman pemenang lomba kita laksanakan hari ini (29/12/2022).

Bertepatan itu pula Ridwan menambahkan, bidang 4 melaksanakan webinar nasional dengan tema penegerian RA dan guru RA menjadi ASN. Ini merupakan ikhtiar kita bersama selama beberapa tahun kebelakang akan kegundahlanaan para mahasiswa, dosen, alumni serta ketua/sekretaris PRODI PIAUD se Indonesia akan nasib para alumninya yang tak kunjung mendapat kesempatan sama mendapatkan masa depan yang lebih baik sebagai seorang ASN, penegerian RA merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan ini. Mari terus bersama-sama berjuang agar apa yang dicita-citakan bersama ini dapat terwujud tutup Ridwan sambil membuka secara resmi kegiatan acara.

   

Setelah acara pembukaan, dilangsungkan dengan webinar nasional yang dipandu oleh Dr. Nano Nurdiansah, M.Pd. (Dosen PIAUD UIN Sunan Gunung Djati Bandung) dengan menghadirkan keynote speaker Dr. Nur Hamzah, M.Pd. (Ketua Umum PPIAUD Indonesia, Dosen PIAUD IAIN Pontianak).

Pada penyampaiannya, Nur Hamzah memaparkan beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan berupa catatan akan terjadinya penyimpangan perlakuan pada anak usia dini. Masa keemasan yang seharusnya dijalankan dengan baik namun harus tercoreng dengan berbagai tragedi yang dialami oleh Anak Usia Dini dan ini tak terlepas dari kekurangannya perhatian yang diberikan oleh figur “Ayah” yang sibuk bekerja. Sinkron dengan itu, Nur Hamzah menyoroti pula enggannya para Pria menjadi guru di RA mengingat mereka sebagai kepala rumah tangga yang memiliki kewajiban menghidupi keluarga tetapi dihadapkan pada sebuah realitas dilapangan menjadi guru RA/TK bukanlah sesuatu yang menjanjikan. Oleh karenanya penegerian RA merupakan sebuah keniscayaan, sehingga alumni PIAUD mendapat kesempatan untuk menjadi ASN yang dapat merubah nasib hidup sang guru. Nur Hamzah juga memaparkan ketimpangan yang terjadi antara RA yang tidak satupun berstatus negeri berbanding terbalik dengan TK yang sudah banyak dinegerikan plus tak ada satupun guru RA dari alumni PIAUD yang menjadi ASN dan lagi-lagi ini berbanding terbalik dengan guru dari PGPAUD yang jumlahnya cukup banyak sebagai ASN. Sementara itu naskah penegerian RA sendiri sudah kita siapkan agar dapat segera terealisasi tutur Nur Hamzah.

Narasumber berikutnya Dr. H. Muhammad Zain, M.A direktur GTK Kemenag RI menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Muhammad Zain juga memaparkan kalau ia akan berjuang bersama-sama untuk menegerikan RA dan kita menunggu pertemuan dengan asosiasi PPIAUD Indonesia sebagai perwakilan dari ribuan para dosen, mahasiswa dan alumni PIAUD se Indonesia untuk dapat lebih serius membahas penegerian RA yang telah dicanangkan. Menjawab beberapa pertanyaan salah satunya dari Achmad Fadlan dosen PIAUD UIN Jambi yang mengomentari kesulitan penegerian RA, Muhammad Zein mengutarakan hal ini berkaitan dengan status RA itu sendiri yang banyak dimiliki oleh individu atau perseorangan sehingga itu menjadi tidak mudah. Namun, dengan semangat dan spirit yang sama, in sya Allah tahun 2023 kita akan menegerikan beberapa RA yang telah diusulkan. Saat ini, kemenag sedang menggodok pendidikan tingkat RA menjadi sebuah pendidikan formal terlebih dahulu tutupnya.

Pada kegiatan akhir, Ridwan mengumumkan para pemenang lomba, diantaranya :

Untuk kejuaraan  LOMBA MICRO TEACHING, JUARA 1 Arum Puji Astiyah dari IAI Al-Qolam Malang dengan nilai 1605, JUARA 2 Annisa Rahmasari dari IAIN Palangka Raya dengan nilai 1569, JUARA 3 Nurul Aisyah dari STAI Al-Musaddadiyah Garut dengan nilai 1562, HARAPAN 1 Cahyani Suci dari IAI Bunga Bangsa Cirebon dengan nilai 1544, HARAPAN 2 Chofsatun dari STPI Bina Insan Mulia Jogjakarta dengan nilai 1539, HARAPAN 3 Rahma Novita Dewi dari Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati dengan nilai 1524.

Pada Lomba Karya Tulis Ilmiah, JUARA 1 Madarina Rizqi Naufalia dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan nilai 260, JUARA 2 Atih Ratih Purwati dari IAI Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya dengan nilai 257, JUARA 3 Faza Nailun Ni’am dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan nilai 256,  HARAPAN 1 Sofia Amalia dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan nilai 254, HARAPAN 2 Asrida Nurul Istiqah dari UNU Purwokerto dengan nilai 252, HARAPAN 3 Layyinatul Mursyidah dari IAINU Tuban Jawa Timur dengan nilai 245.

Untuk LOMBA CIPTA LAGU & MUSIK ANAK, JUARA 1 Tri Septiyana dari STPI Bina Insan Mulia Jogjakarta dengan nilai 265, JUARA 2 Hilda Putri Nailil Izzah dari IAINU Tuban dengan nilai 256, JUARA 3 Ummul Hatimah dari IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan nilai 246, HARAPAN 1 Rosida Mur Maulidya dari INSTIKA Madura dengan nilai 184, HARAPAN 2 Amanda Asmarawati dari STPI Bina Insan Mulia Jogjakarta dengan nilai 172, HARAPAN 3 Tiva Phelli dari IAI Nusantara batanghari dengan nilai 168.

Sedangkan LOMBA SENAM SEHAT KREATIF AUD, JUARA 1 Rahayu Puspita Sari dari Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi dengan nilai 794,  JUARA 2 Nun Nuni Ihda Cahyadi dari Institut Agama Islam NU Tuban Jawa Timur dengan nilai 785, JUARA 3 Dera Buana Mirka dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dengan nilai 778, HARAPAN 1 Awwaliya Alfina Kamaliyah dari IAINU Tuban Jawa Timur dengan nilai 757, HARAPAN 2 Miftahul Nada Risya dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin Pariaman dengan nilai 753, HARAPAN 3 Sukma Eliza dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan nilai 750. Para pemenang lomba berhak mendapat piagam penghargaan serta uang pembinaan yang akan disampaikan lebih lanjut kepada para pemenang.

Seluruh kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan tertib dan tampak antusias dari para peserta mengikuti kegiatan yang tetap mengikuti kegiatan akhir.

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899