Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

NgoPI: FTK UIN Jambi Hadriskan Zulfikar Achmad Anggota Komisi VIII DPR RI, Bahas KBC di Muara Bungo

Humas.FtkUinJambi – Berita Online – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN STS Jambi bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi kembali menggelar rangkaian kegiatan NgoPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang berlangsung pada Sabtu (20/09/2025) bertempat di Kabupaten Muara Bungo Provinsi Jambi.

Acara ini merupakan titik ke 5 dan 6, yang sebelumnya telah dilaksanakan 4 titik di Kota Jambi. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh dan terbagi menjadi dua titik. Yakni titik ke 5 dengan tema “KBC Unlocked: Cara Asik Menghidupkan Pembelajaran MI” dan titik ke 6 dengan tema “KBC Action: Menghidupkan Pembelajaran di MTs, dengan menghadirkan ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Jambi sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Dekan FTK beserta jajarannya, serta para guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Muara Bungo yang antusias menyimak materi.

Acara dibuka oleh Dekan FTK, Dr. Hj.Fadlilah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ngobrol Pendidikan Islam (NgoPI) merupakan program unggulan kemenag RI, dimana dalam hal ini bermitra dengan Komisi VIII DPR RI dan FTK UIN Jambi sebagai PIC atau pelaksana kegiatan. “kegiatan ini ada 59 titik baik bersama pak Zulfikar maupun bersama pak HBA. Alhamdulillah kegiatan ini untuk peningkatan kompetensi pendidikan pada perguruan tinggi, madrasah, pondok pesantren dan masyarakat”. ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Drs. H. Zulfikar Achmad., menyampaikan bahwa sebelumnya ia berada di komisi IX dan saat ini berada di komisi VIII bersama dengan HBA. Ia juga menyampaikan sengaja hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat Bungo yang kemudian aspirasi ini ditampung dan akan disampaikan pada saat rapat bersama menteri nantinya.

Selain itu, narasumber Alimuddin, S.Pd.,M.Pd.I., menjelaskan bagaimana implementasi KBC Unlocked dapat membantu guru menghadirkan pengalaman belajar yang kolaboratif, berbasis proyek, dan sesuai dengan gaya belajar anak. Konsep ini menekankan bahwa guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga fasilitator yang menciptakan ruang interaktif bagi siswa.

Diskusi berjalan hangat dengan sesi tanya jawab antara peserta, narasumber dan anggota Komisi VIII DPR RI. Banyak guru MI yang berbagi pengalaman tantangan mengajar di kelas, terutama menyampaikan aspirasi terkait kondisi guru-guru di madrasah swasta yang belum mendapatkan kesempatan untuk menjadi ASN. Dari diskusi ini anggota Komisi VIII DPR RI menampung semua aspirasi dari para guru-guru untuk kemudian disampaikan pada saat rapat bersama menteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899