Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Kisah Perjuangan Muhammad Dzulfikri Al Imany, Mahasiswa FTK Lolos Beasiswa Luar Negeri Ke Tunisia/Maroko

Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Bisa mendapatkan beasiswa belajar ke salah satu perguruan tinggi luar negeri merupakan dambaan banyak orang. Namun, tidak semua mendapat kesempatan itu, karena harus melewati sederet proses seleksi dan persaingan yang ketat.

Salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab semester 5 atas nama Muhammad Dzulfikri Al Imany berhasil meraih beasiswa MORA Overseas Student Mobility Awards (Mosma).

Program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) merupakan salah satu program implementasi Kurikulum Merdeka dalam bentuk program mobilitas fisik yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi luar negeri. Program ini berlangsung selama 1 semester dengan durasi maksimal 6 bulan, melalui program ini mahasiswa mendapatkan kredit yang dapat dikonversi ke dalam SKS (Satuan Kredit Semester) di kampus asal.

Melalui program ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki pengalaman kuliah di perguruan tinggi luar negeri, csehingga dapat meningkatkan wawasan berpikir keilmuan, bersikap terbuka, beradaptasi dengan kultur perkuliahan maupun kehidupan kampus berskala internasional serta merasakan besarnya potensi Indonesia di kancah internasional, sehingga memotivasi diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik melalui beasiswa maupun mandiri, dengan kebangaan diri sebagai bangsa Indonesia.

Dekan FTK, Dr. Hj Fadlilah, M.Pd mengucapkan selamat dan turut berbangga atas capaian yang diraih mahasiswa FTK, semoga kesempatan yang berharga ini yang tidak semua orang mendapatkannya  digunakan sebaik mungkin dan pengalaman belajar disana dapat bermanfaat baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Saat dihubungi melalui via whatshap oleh Humas FTK, Muhammad Dzulfikri Al Imany atau biasa dipanggil Fikri oleh teman-temannya di kampus mengucapkan Alhamdulillah, pada tahun ini saya berkesempatan untuk mendapatakan beasiswa MOSMA tujuan ke negara Maroko. Beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri ini berlangsung selama satu semester atau 6 bulan. Banyak lika-liku, drama, yang dilewati ketika pengurusan berkas, mengikuti tes TOAFL bahasa arab hingga 2 kali baru bisa tembus skor 550—hingga sampai ke tahap wawancara dan perlu menyiapkan beberapa kosa kata karena full menggunakan bahasa arab yang akan ditanyakan oleh penguji. Memperbanyak kelancaran berbicara dan melatih kaedah agar lebih mantap saat menjawab.

Anak dari pasangan Irman Heriyanto dan siti aisyah menjelaskan Kuota yang diterima 200 untuk beasiswa MOSMA. Yang mendaftar mencapai 448 peserta dibawah kemenag S1, S2, S3 dan yang layak mendapatkannya ada 124 termasuk Dzulfikri. Sebelumnya tujuan negara yang dituju adalah Arab Saudi di universitas Umm Al Qura, akan tetap setelah seleksi wawancara berakhir, semua tujuan ke negeri arab menjadi ke Tunisia/Maroko.

“Saya sangat merasa bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan dan nikmat yang berharga ini, dulu sebelum mendaftar di UIN STS Jambi, saya sudah lulus dan mendapatkan beasiswa ke Mesir akan tetapi tidak full funding. Karena ekonomi orang tua yang tidak mendukung, dan dari pihak beasiswa ingin cepat dana keberangkatan dibayar, akhirnya ayah menyarankan untuk alternatif masuk UIN Jambi dan tentu saya merasa kecewa dan sedih akan hal ini karena tidak bisa meneruskan Pendidikan di Mesir. Akan tetapi selalu ingat Allah sedang merencanakan sesuatu yang lebih indah dari yang kita pikirkan/bayangkan. Walaupun ada beberapa yang kontra kenapa tidak diambil mesirnya, ya mau dimanapun kuliah, jika kita serius dan bertekad—insya allah ada jalan,”Ucapnya.

Fikri menambahkan. Jangan pernah menyerah dan putus asa jika kamu gagal dalam mengmengejar beasiswa, jika gagal allah sedang mengujimu apakah bersyukur atau malah sebaliknya? Begitu juga jika lulus itu adalah ujian bagi kita apakah kita bersyukur atau kufur atau lebih buruk lagi. Gagal itu pasti dan percayalah ini merupakan awal mula proses kejayaan dan kesuksesan. Allah sedang siapkan tempat terbaik yang tidak kamu sangka-sangka. Jangan pernah menyesal sudah terlahir di dunia, jangan pernah insecure dengan diri sendiri, karena percayalah Kamu hidup karena kamu sudah melihat sesuatu yang menabjukkan di depan sana yang mana hanya kamu yang mampu dan kuat melewati ini semua, bukan yang lain. Iya, hanya kamu. Ingat kita punya Allah, punya masalah, adukan kepadanya. Sudah usaha, tawakkal ala allah karena cuma kepadanya yang berhak memberikan keputusan. Apa yang kita rasakan sekarang adalah pilihan terbaik dari Tuhanmu (Allah).

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899