Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar rapat koordinasi panitia dalam rangka persiapan Seminar Nasional Pendidikan yang bertajuk “Eksistensi Pendidikan Islam Dalam Perspektif RUU Sisdiknas”. Seminar tersebut akan diselenggarakan pada 20-21 Oktober 2022 secara semi virtual.
Rapat tersebut dilangsungkan di Ruang Koordinator Tata Usaha pada Rabu (19/10) dengan dihadiri Dekan FTK, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Koordinator, Bnedahara, Ketua dan Anggota panitia Seminar, Sub Koordinator Akademik dan Staff Umum.
Seminar Nasional Pendidikan tersebut akan diisi oleh 2 narasumber, yaitu Prof. Drs. H. M. Sirozi, Ph.D. (Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang) dan Prof. Dr. M. Rusdi, S.Pd., M. Sc. (Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi).
Dekan FTK, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd dalam arahannya menyampaikan semoga kegiatan seminar nasional pendidikan ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh anggota panitia bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Apapun kegiatan yang kita lakukan harus ada outputnya yang menjadi tolak ukur kita untuk menjadi hasil yang kita dapatkan dari program-program yang dilaksanakan atau dilakukan,”Jelas H. Fadlilah.



Dikesempatan yang sama Prof. Dr. Risnita, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan menjelaskan dalam konsep kegiatan Seminar Nasional ini kita ingin mendengar salah seorang Guru Besar di PTKIN yang ia juga sebagai ketua asosiasi Guru Besar se Indonesia pada Guru Besar dibawah naungan PTKIN yaitu, Prof. Drs. H. M. Sirozi, Ph.D.
Sedangkan pembicara selanjutnya, Prof. Dr. M. Rusdi, S.Pd., M. Sc kita perlu melihat dari sisi Perguruan Tinggi umumnya untuk RUU Sisdiknas tentang bagaimana pandangan mereka, kedua pemateri ini sudah saya sampaikan kalau Prof. Rozi fokus berbicara tentang eksistensi pendidikan islam dalam perspektif rancangan undang-undang sedangkan Prof. Rusdi perspektif undang-undang RUU sisdiknasnya secara umum.
“Hal yang paling penting perlu disiapkan tentang pelaksana khususnya karena kegiatan kita besok ada online dan offline maka tetap harus terakomodir, kalau offline tentu segala persiapan yang berkaitan dengan offline disiapkan dan yang online perlu disiapkan zoom,”Tutupnya.
“Persiapan sampai saat ini terus dilakukantinggal teknis-teknis saja. Kami terus upayakan sampai kesiapannya mencapai 100% pada pelaksanaannya. Hari ini kita lakukan rapat koordinasi dengan sejumlah panitia untuk kita mintai laporan progresnya dan kendala apa yang dihadapi. Secara umum persiapan on the track dan tidak ada kendala yang berarti,”Jelas Dr. Yusmarni, M.Pd selaku Ketua Panitia.