Humas, FtkUinjambi, Berita Online – Dalam rangka memberikan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan kuliah umum Mahasiswa Baru yang bertempat di Gedung Auditorium Chatib Quzwein. Selasa (20/09).
Kuliah umum mengangkat tema “Tantangan Milenial Mahasiswa pada Perguruan Tinggi di Era 5.0 “Dengan Materi Ketangguhan Mental Menghadapi Kesulitan dan Tantangan di Dunia Pendidikan Tinggi.
Kegiatan kuliah umum yang digelar secara tatap muka ini diikuti 1.124 mahasiswa yang terdiri dari Prodi PAI 377, Prodi PBA 77, Prodi MTK 42, Prodi PGMI 268, Prodi MPI 151, Prodi TBI 73, Prodi PIAUD 55 dan Prodi Tadris Fisika 9.









Dalam paparannya, Dekan FTK Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd yang sekaligus membuka acara dalam sambutannya menyampaikan ucapannya selamat datang kepada mahasiswa baru di FTK, Fakultas terdepan di UIN STS Jambi dengan prodi terbanyak. Ini menunjukkan bahwa kehadiran Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi telah mendapatkan posisi terbaik di masyarakat.
“Selamat datang dan bergabung menjadi keluarga besar FTK UIN STS Jambi,” tegas Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlillah,M.Pd.
Dalam kuliah umum kali ini, FTK UIN STS Jambi menghadirkan Engkin Zainal M, Psikolog yang merupakan Dosen Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Jayabaya dan Universitas Al Azhar Indonesia, Psikolog RS Primaya Tangerang, Psikolog RS Tiara Tangerang dan Psikolog Klinik Pertamedika-Pertamina.
“Ini kegiatan rutin yang dilaksanakan FTK dengan menghadirkan berbagai narasumber dan kali ini kita menghadirkan narasumber seorang psikolog handal yang akan memberikan materi bagaimana menghadapi tantangan era 5.0,” jelas Ketua Panitia Kuliah Umum, Ridwan,M.Psi.,Psikolog.
Dalam materinya, Engkin Zainal M.Psikolog menjelaskan dunia akan selalu berubah sehingga bila zaman berubah tetapi pemikiran tidak berubah itu berarti ketinggalan zaman. Untuk itu pentning dalam mengupdate diri. Tidak dapat dipungkiri ada banyak hal yang berubah dan pastinya akan terus terjadi, sama halnya dengan guru. Cara pembelajaran guru saat ini dan dahulu berbeda dimana bila hanya ingin memberikan informasi saat ini ada google yang bisa menjadi cara ampuh dalam mencari informasi apapun.
“Bila hanya memberikan informasi kepada siswa pastinya guru akan kalah dengan google, tetapi ada satu hal yang tidak dimiliki google yaitu pendekatan emosi hal itulah yang harusnya diterapkan guru saat ini, untuk menjadi guru yang kreatif dan membuat siswa menyenangkan,” kata Engkin Zainal M.Psikolog.
Dalam kuliah umum ini, antusias mahasiswa terlihat jelas pada saat sesi Tanya jawab dimana banyak pertanyaan yang disampaikan dan pastinya dapat menjadi bekal dan penambah wawasan mahasiswa baru untuk siap menjadi mahasiswa dengan berbagai perbedaan yang ada dibandingkan dengan kondidi mereka sebelum menjadi mahasiswa.