Humas.FtkUinjambi. Berita Online – Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali bertambah.
Sebagai rasa syukur atas bertambahnya guru besar di FTK, Pimpinan FTK melaksanakan tasyakuran atas capaian tersebut.
Dekan FTK, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd dalam sambutannya mengucapkan selamat atas diraihnya gelar guru besar kepada Prof. Dr. Kh. Marwazi, M.Ag Rumpun Agama Kementerian Agama, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd Dalam Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan, Prof. Samsu, S.Ag., M.Pd.I.,Ph.D Dalam Bidang Ilmu Kepemimpinan Pendidikan dan Prof. Dr. Rusmini, S.Ag.,M.Pd.I Ilmu Psikologi Manajemen.
Menurutnya, Guru besar adalah motor penggerak bagi perguruan tinggi. Bertambahnya guru besar memberikan peningkatas tersendiri terutama bagi Fakultas dan Program Studi.
“Banyak sekali yang kami ingin ungkapkan sebagai rasa syukur ke hadirat Allah SWT, kami pimpinan FTK sudah menjalankan tugas hampir 4 tahun mengakhiri masa jabatan dan kami berharap mampu menjalankan tugas ini dengan baik sampai akhir nanti,”Tuturnya.
Ditambahkannya, sejak diakreditasi prodi di FTK mengalami peningkatan yang sangat luar biasa diantaranya Prodi Tadris Fisika meraih akreditasi baik, Tadris Biologi baik sekali, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) unggul dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) unggul dan ada 3 borang lagi yang sedang dikerjakan yaitu Prodi Tadris Bahasa Inggris, Prodi Tadris Matematika dan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan mohon doanya target kita untuk 3 prodi ini meraih akreditasi unggul,



Prof. Samsu, S.Ag.,M.Pd.I.,Ph.D Dalam Bidang Ilmu Kepemimpinan Pendidikan dan Prof. Dr. Rusmini, M.Pd.I Bidang Ilmu Psikologi Manajemen.
Salah satu Guru Besar dalam acara tersebut, Prof. Samsu, S.Ag.,M.Pd.I.,Ph.D mengatakan bahwasanya jangan pernah beranggapan menjadi guru besar itu sulit dan sesuatu yang sulit bagaimana kita membuatnya menjadi mudah.
Ditambahkannya, ada beberapa cara berdasarkan dengan pengalaman saya untuk menjadi guru besar pertama, tulislah apa saja terkait bidang kita dan jangan anggap itu sempurna, kemudian perlu adanya kolaborasi serta tak kalah pentingnya support dari pimpinan kita.