Humas FtkUinjambi, Berita Online – Melalui aplikasi zoom, sabtu 23 april 2022 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Piaud UIN Jambi melaksanakan webinar nasional dalam rangka memperingati hari lahir RA. Kartini yang merupakan tokoh wanita terkemuka di negeri ini maupun dunia.
Ketua HMPS, Reva dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengambil saripati perjuangan RA Kartini melalui para pemateri hebat kita sehingga nantinya kita bisa merefleksikan dan mengimplementasikan perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ridwan sebagai ketua Prodi PIAUD UIN Jambi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya webinar nasional ini, apalagi peserta dari berbagai kampus yang ada di Indonesia termasuk juga dari Provinsi PAPUA mengikutinya. Kita berharap kegiatan yang diikuti 200 peserta dapat berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada para pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk menjadi bagian mencerahkan mahasiswa memahami sosok Kartini tutp Ridwan.


Acara yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd yang juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Najmul Hayat, M.Pd.I dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Yusria, M.Ag ini menampilkan dua narasumber, diantaranya Fatrica Syafri, M.Pd.I (PIAUD UIN Bengkulu) dan Fiqi Nurmanda Sari, M.Pd (PIAUD UIN Jambi). Dalam pernyataannya, Fadlilah memberi apresi kepada PRODI PIAUD atas segala konstribusinya melaksanakan berbagai kegiatan yang tak henti-hentinya.
Para narasumber secara bergantian menjelaskan siapa RA. Kartini dan apa saja yang telah dilakukannya bagi negeri ini. Pada akhir sesi terdapat beberapa pertanyaan dari para mahasiswa kepada nara sumber berkaitan dengan maraknya pelecehan yang dihadapi oleh kaum perempuan akhir-akhir ini yang juga terjadi pada anak dan bahkan dilakukan oleh keluarga sendiri yang sempat ditanyakan oleh mahasiswa Stikes Jakarta dan beberapa pertanyaan yang sejenis.


Dua narasumber dalam menyikapi permasalahan ini, menyampaikan harapannya kepada para kaum wanita untuk dapat menjaga diri serta berani menyatakan penolakannya atas pelecehan atau bentuk kekerasan lainnya bahkan berani melaporkan perbuatan tersebut kepada pihak yang berwajib.